Audit ISO/9001:2015 Tanpa Temuan

Dispendukcapil Kota Surakarta senantiasa berinovasi, termasuk melakukan bimbingan manajemen mutu melalui ISO 9001:2008. Dalam peningkatan pelayanan kepada masyarakat selalu mengutamakan mutu. Hal tersebut untuk mewujudkan melakukan hal yang benar untuk mencapai kepuasan pelanggan. Dispendukcapil Kota Surakarta telah memperoleh Sertifikat dari ISO 9001:2008 sejak 1 Februari 2010.

Selanjutnya   dI upgrade ke Sertifikat ISO 9001:2015 dari badan sertifikasi dunia European Quality Assurance (EQA) mulai tahun 2016. Dalam rangka proses mempertahankan sertifikat dilakukan audit eksternal pada Rabu (12/6). Audit diterima langsung oleh tim ISO yang dipimpin oleh Sekretaris Dispendukcapil Kota Surakarta, Supraptiningsih. Sedangkan auditor dari European Quality Assurance (EQA) diwakili oleh Yafits Iva.

Setelah acara pembukaan, yafidz iva langsung mengaudit ruang server.  Server diaudit pertama, karena server merupakan induk dari semua pelayanan. Dari server pelayanan kependudukan dan yang memanfaatkannya dimulai. Pada saat mengaudit beberapA yang ditanyakan adalah tentang suhu ruangan, ketersediaan jenset dan UPS, alat pemadam kebakaran, aplikasi, jaringan, termasuk aplikasi online serta jadwal perawatan. Semuanya sudah berjalan dengan normal.

Termasuk system pintu masuk server yang menggunakan figer print, auditor menanyakan bagaimana jika listrik mati. “ Sistem pintu figer print ini sudah dengan pengamanan listrik dan UPS yang memadai dan memilih resiko yang paling ringan serta dilengkapi CCTV online” Kata Fahruddin Eka C, Kasi Tata Kelola dan SDM TIK yang menjadi obyek audit.

Pada acara closing audit, auditor dari European Quality Assurance (EQA) auditor   Yafits Iva menjelaskan pada akhirnya audit, setelah dilakukan pengecekan ulang tidak ditemukan adanya temuan minor apalagi mayor. Semua Sasaran Pencapaian Mutu mencapai 100 %. Berapa layanan sudah sesuai   sasaran mutu bahkan yang lebih cepat yakni 3 in one dengan one day service. “ Layanan – layanan bisa selesai dengan tepat, cepat dan inovatif bisa membuat warga diluar Kota Surakarta, “ iri” dengan layanan di Kota Surakarta”, kata Yafidz.

Hanya beberapa rekomendasi berupa saran-saran diantaranya, adanya petunjuk jika terjadi bencana alam misalnya dengan adanya petunjuk jalur evakuasi, dan adanya informasi didalam Lift tentang ruangan- ruangan yang ada di gedung, agar pengunjung tidak bingung.

Sehingga dapat dipastikan Dispendukcapil Kota Surakarta akan mempertahankan sertifkat ISO kembali.

CATEGORIES
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )