logocapil1

 Jumlah Penduduk

Kota Surakarta dengan luas wilayah 44,04 km2didiami penduduk sebanyak 545.653 jiwa,terdiri dari 266.724laki-laki dan 278.929 jiwa perempuan, Penduduk ini tersebar di 5 (lima) kecamatan yaitu Kecamatan Laweyan, Kecamatan Serengan, Kecamatan Pasar Kliwon, Kecamatan Jebres, dan Kecamatan Banjasari. Dari tabel 1 terlihat bahwa jumlah penduduk terbesar terdapat di Kecamatan Banjarsari yaitu 173.145 jiwa (31,73 persen), sedangkan Kecamatan Serenganmemiliki jumlah penduduk terkecil yaitu 52.998 Jiwa (9,71 persen).

 

Tabel 1.Jumlah Penduduk menurut Kecamatan dan Jenis Kelamin, Kota Surakarta, Tahun 2012
Kecamatan Laki-laki Perempuan L+P
n (jiwa) % n (jiwa) % n (jiwa) %
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
Laweyan 47.172 17,69 49.884 17,88 97.056 17,79
Serengan 25.740 9,65 27.258 9,77 52.998 9,71
Pasar Kliwon 41.115 15,41 42.238 15,14 83.353 15,28
Jebres 68.094 25,53 71.007 25,46 139.101 25,49
Banjarsari 84.603 31,72 88.542 31,74 173.145 31,73
TOTAL 266.724 100,00 278.929 100,00 545.653 100,00
Sumber :Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surakarta,Tahun 2012, diolah

Jika diperhatikan menurut jenis kelamin nampak bahwa penduduk laki-laki lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah penduduk perempuan. Gambaran ini terlihat diseluruh kecamatan yang ada.

  1. Kepadatan Penduduk

Kota Surakarta tergolong kota yang padat, hal ini dapat dilihat pada tabel 2 dibawah ini. Tabel 2 memperlihatkan kepadatan penduduk di Kota Surakarta. Dengan luas 44,04 km2, Kota Surakarta didiami oleh 545.653 jiwa atau dengan kepadatan sebesar 12.390 jiwa/km2. Dengan kata lain rata-rata setiap km2 Kota Surakarta didiami sebanyak 12.390 jiwa.

Tabel 2.Jumlah Penduduk, Luas Wilayah, dan Kepadatan Penduduk Kota Surakarta Tahun 2012 
Kecamatan Jumlah Pendudukn (jiwa) Luas Wilayah (Km2) Kepadatan Penduduk
(1) (2) (3) (4)
Laweyan 97.056 8,64 11.233
Serengan 52.998 3,19 16.614
Pasar Kliwon 83.353 4,82 17.293
Jebres 139.101 12,58 11.057
Banjarsari 173.145 14,81 11.691
TOTAL 545.653 44,04 12.390

 Sumber :Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surakarta,Tahun 2012,diolah

Jika dilihat persebaran di setiap kecamatan nampak bahwa Kecamatan Pasar Kliwon merupakan wilayah terpadat dengan kepadatan sebesar 17.293 jiwa/km2, diikuti oleh Kecamatan Serengan sebesar 16.614 jiwa/km2, Kecamatan Banjarsari sebesar 11.691 jiwa/km2, danKecamatan Laweyan sebesar 11.233 jiwa/km2, sedangkan wilayah dengan kepadatan terendah di Kecamatan Jebres yaitu sebesar 11.057 jiwa/km2.

Kepadatan penduduk per wilayah di Kota Surakarta perlu mulai diperhatikan, terutama dalam perencanaan persebaran penduduk, tata ruang dan tata guna lahan. Jika ketiga hal ini tidak diperhatikan dengan baik, maka ke depan, Kota Surakarta akan menjadi Kota yang padat dengan implikasi pada penurunan daya dukung dan daya tampung lingkungan perkotaan. Pemanfaatan lahan yang lebih cenderung pada pembangunan fisik akan menyebabkan kota ini mengalami nasib yang sama dengan DKI Jakarta.

  1. Pertumbuhan Penduduk

Pertumbuhan penduduk merupakan angka yang menggambarkan penambahan penduduk yang dipengaruhi oleh pertumbuhan alamiah maupun migrasi penduduk. Angka pertumbuhan penduduk dapat digunakan untuk memperkirakan jumlah dan struktur penduduk beberapa tahun ke depan. Apabila yang dihitung hanya berjarak satu tahun maka disebut dengan angka pertambahan penduduk. Angka pertambahan penduduk Kota Surakarta dapat dilihat pada Tabel 3. Data penduduk tahun 2011 yang digunakan adalah data Bulan Desember 2011 sedangkan data penduduk tahun 2012 menggunakan data Bulan Desember 2012. Pertumbuhan penduduk yang dihitung merupakan pertambahan penduduk dalam kurun waktu satu tahun. Angka pertumbuhan penduduk Kota Surakarta termasuk tinggi.Angka pertumbuhan penduduk ini dihitung berdasarkan data hasil SIAK. Apabila pertumbuhan penduduk tidak terkendali, maka implikasi dari hal tersebut adalah munculnya berbagai masalah sosial ekonomi seperti kemiskinan, pertumbuhan daerah kumuh, kriminalitas dan lain sebagainya.

Tabel. 3. Angka Pertambahan Penduduk Kota Surakarta Tahun 2012 
Kecamatan Pddk Tahun 2011 Pddk Tahun 2012 Angka Pertambahan Penduduk
n (jiwa) % n (jiwa) %
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
Laweyan 94.576 17,63 97.056 17,79 2,59
Serengan 50.559 9,42 52.998 9,71 4,71
Pasar Kliwon 83.559 15,57 83.353 15,28 -0,25
Jebres 137.374 25,61 139.101 25,49 1,25
Banjarsari 170.430 31,77 173.145 31,73 1,58
Total 536.498 100,00 545.653 100,00 1,69
Sumber:Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surakarta, Tahun 2012, diolah
 

Perlu diketahui bahwa pertambahan penduduk Kota Surakarta masih lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan penduduk Provinsi Jawa Tengah tahun 2012 yang hanya 0,82 persen per tahun dan secara nasional sebesar 1,49 persen ( BPS ).

Jika dilihat menurut kecamatan, pertambahan penduduk tertinggi di Kecamatan Serengan yaitu 4,71 persen, diikuti Kecamatan Laweyan yaitu 2,59 persen, Kecamatan Banjarsari 1,58 persen, dan Kecamatan Jebres 1,25 persen. Sedangkan Kecamatan Pasarkliwon mempunyai angka pertambahan yang minus yaitu -0,25 persen yang berarti kecamatan tersebut mengalami penurunan jumlah penduduk dengan angka penurunan penduduknya sebesar 0,25 persen. Perubahan ini diduga disebabkan oleh peralihan fungsi lahan dari pemukiman dan pertanian menjadi pabrik-pabrik, sehingga penduduk pindah ke tempat yang lain. Khusus untuk Kecamatan Serengan dengan pertumbuhan penduduk tertinggi itu diduga bukan disebabkan tingkat kelahiran yang cukup tinggi, tapi lebih banyak disebabkan faktor migrasi,karena Kecamatan Serengan merupakan daerah perbatasan. Dengan adanya program e-KTP, penduduk perbatasan yang tercatat tidak domisili memilih untuk mejadi penduduk Kota Surakarta karena adanya fasilitas sosial dari Pemerintah Kota Surakarta seperti jaminan kesehatan (PKMS) dan bantuan pendidikan (BPMKS).

 

 

 

 

Read bokies review by artbetting.net
The Betst Bokies Romenia Bonus bet365 here.
Download Full Premium themes
Склад за дървен материал - Прочети тук.